MAKASSAR, iNews.id - Pemuda Muhammadiyah mengkritik keputusan Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, yang mengizinkan kapal pesiar asal Australia bersandar di Pelabuhan Soekarno Hatta. Kebijakan itu dinilai sembrono di tengah wabah virus korona saat ini.
Wakil Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Muhammad Alwi menilai, Wali Kota Iqbal mestinya memikirkan segala risikonya.
"Di tengah situasi ini, keselamatan warga mestinya menjadi hal yang utama. Memberi izin kapal itu merupakan kebijakan yang sembrono," kata Alwi dalam keterangannya, Kamis (12/3/2020).
Alwi mengatakan, meski 44 penumpang dan 34 kru kapal pesiar tersebut dinyatakan sehat, tak ada jaminan jika seluruh wisatawan asing negatif virus korona.
Dia meminta Pemerintah Kota Makassar berkaca pada kasus meninggalnya pasien ke-25 yang merupakan turis asing di Bali, Rabu (11/3/2020) kemarin. Pasien sempat dinyatakan sehat dan masuk ke wilayah Bali, namun mengalami gejala COVID-19 dan meninggal dunia.