IRT Tewas dalam Rumah di Takalar, Emas 33 Gram Hilang Diduga Dirampok

iNews TV
Polisi olah TKP kasus IRT ditemukan tewas di Takalar dengan luka di kepala dan perhiasan emas hilang diduga menjadi korban perampokan. (Foto: iNews TV/Bugma)

Dari hasil pengamatan awal, korban ditemukan dengan luka berat di bagian kepala yang diduga akibat hantaman benda tumpul. Kondisi tersebut memperkuat dugaan adanya tindak kekerasan sebelum korban meninggal dunia.

Tak hanya itu, keluarga korban juga menyadari sejumlah perhiasan emas milik korban telah hilang. Perhiasan yang raib tersebut memiliki berat sekitar 33 gram.

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga mengumpulkan sejumlah barang bukti serta meminta keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.

Kapolsek Mappakasunggu Iptu Sumarwan mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kematian korban.

"Korban ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya. Saat ini kami masih penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian," kata Iptu Sumarwan.

Untuk kepentingan penyelidikan, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar guna menjalani autopsi. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Hingga kini polisi masih terus menyelidiki dan memburu pelaku yang diduga terlibat dalam aksi perampokan disertai pembunuhan tersebut.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mahasiswi Unpad Nyaris Dirampok di Jatinangor, Kaki Dilindas Motor Pelaku

57 tahun lalu

Ngeri! Pelajar SMA di Langkat Dirampok Pakai Senpi Rakitan, Modus Pinjam HP

57 tahun lalu

Terekam CCTV, Perempuan di Semarang Dibacok Begal saat Bantu Teman Dirampok

57 tahun lalu

Kencan dengan Kenalan di Medsos di Hotel Jombang Berujung Tragis, Janda Disekap dan Dirampok

57 tahun lalu

Pedagang Kelontong di Karawang Dirampok, Uang Rp67,5 Juta di Bagasi Motor Raib

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal