Dari hasil pengamatan awal, korban ditemukan dengan luka berat di bagian kepala yang diduga akibat hantaman benda tumpul. Kondisi tersebut memperkuat dugaan adanya tindak kekerasan sebelum korban meninggal dunia.
Tak hanya itu, keluarga korban juga menyadari sejumlah perhiasan emas milik korban telah hilang. Perhiasan yang raib tersebut memiliki berat sekitar 33 gram.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga mengumpulkan sejumlah barang bukti serta meminta keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut.
Kapolsek Mappakasunggu Iptu Sumarwan mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kematian korban.
"Korban ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya. Saat ini kami masih penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian," kata Iptu Sumarwan.
Untuk kepentingan penyelidikan, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar guna menjalani autopsi. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Hingga kini polisi masih terus menyelidiki dan memburu pelaku yang diduga terlibat dalam aksi perampokan disertai pembunuhan tersebut.