"Kalau permasalahan, adik saya ini tidak punya musuh. Cuma dia kan pengacara, banyak kasus yang dia tangani, kasus-kasus sengketa tanah," katanya.
Menurutnya, korban ditembak saat makan bersama keluarga dalam rumah. Tiba-tiba peluru yang diduga berasal dari luar rumah mengenai bagian wajah korban, tepatnya dekat mata kanan. Sektika korban langsung jatuh tersungkur.
Keluarga berharap polisi dapat segera mengungkap kasus penembakan misterius ini dan menangkap pelakunya untuk diadili. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari polisi terkait kasus penembakan yang menewaskan pengacara asal Makassar di Kabupaten Bone tersebut.
Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk diautopsi sebelum dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Pangkep.