"Anak saya didorong lahiran normal. Padahal usia kandungannya sudah lewat," kata Andi Haris saat dikonfirmasi, Rabu (12/8/2020).
Kemudian suami korban pun panik melihat kondisi istrinya, sehingga dokter pun datang. Saat itulah dokter menangani anaknya saat kondisi darurat, itupun tampak tidak fokus dalam memberikan pelayanan.
"Dokter datang dengan pakaian yang tidak sepantasnya sebagai dokter yang akan menangani pasien saat darurat dan juga sambil main ponsel," ujar dia.
Tidak berselang lama, kata dia, korban meninggal dunia. Awalnya bayi dalam kandungan korban sempat dinyatakan masih hidup. Namun diduga karena penanganan medis, bayinya pun tak dapat diselamatkan.
"Suami anak saya meminta agar anaknya diselamatkan. Tapi dia mendengar jawaban yang tidak pantas. Apakah kamu rela istrimu dioperasi? begitu kata dokternya," ujar dia.