"Setelah diperiksa, ditemukan satu badik beserta sarungnya dan satu parang yang disimpan di bawah sadel motor," tuturnya.
Dari hasil interogasi awal, pelaku mengakui bahwa senjata tajam tersebut adalah miliknya dan dibawa saat mengikuti rombongan aksi.
"Pelaku mengakui barang berupa parang dan badik itu miliknya dan dibawa saat mengikuti rombongan," katanya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami tujuan pelaku membawa senjata tajam tersebut di tengah aksi unjuk rasa. Pelaku saat ini telah diamankan di Polrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.