RZ ketika itu datang dengan ditemani rekannya berinisial IL dengan berboncengan motor.
"Kemudian terjadilah perselisihan di luar rumah," kata perwira Polri satu bunga tersebut.
Kapolsek menambahkan, percekcokan berujung dengan RZ menganiaya AZ.
"Pelaku menikam korban sebanyak lima kali. Namun satu yang mematikan di dada sebelah kiri," ucapnya.
Hasil pemeriksaan, istri korban berinisial B sebenarnya telah mengambil uang sisa gaji yang diminta RZ sebesar Rp600.000. Dia keluar setelah mendengar suara keributan. Seketika dia lari meminta bantuan dengan berteriak saat melihat suaminya sudah bersimbah darah.
Setelah menikam korban, RZ kabur meninggalkan rekannya IL. Massa yang datang lalu menghakimi IL.