DVI Polda Sulsel Ambil DNA Keluarga Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500

iNews TV
Keluarga korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 menjalani pengambilan sampel DNA di Posko DVI Biddokkes Polda Sulsel. (Foto: iNews TV)

Untuk korban Esther, sampel DNA diambil dari ayah korban, Bambang, serta adik korban, Muhammad Tarmizi, guna keperluan pencocokan data identifikasi.

Korban kedua adalah Florencia, yang juga berprofesi sebagai pramugari. Dalam proses ini, tim DVI mengambil sampel DNA dari ayah korban bernama Natasya.

Sementara itu, korban ketiga adalah Dwi, yang bekerja sebagai teknisi pesawat. Tim DVI telah mengamankan dan menyimpan sampel DNA dari keluarga korban untuk selanjutnya dicocokkan di laboratorium forensik.

Asnani menegaskan, seluruh sampel DNA yang diambil telah disimpan dengan prosedur ketat sesuai standar DVI Polri. Proses pencocokan akan dilakukan secara bertahap.

“Semua sampel DNA yang diambil telah disimpan dengan prosedur yang ketat. Proses pencocokan akan dilakukan secara bertahap sesuai standar DVI Polri,” katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Evakuasi Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500, Tim SAR Menginap di Gunung Bulusaraung

57 tahun lalu

Medan Terjal Hambat Evakuasi Korban dan Puing Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung

57 tahun lalu

SAR Temukan 1 Korban Pesawat ATR 42-500 di Lereng Gunung Bulusaraung Pangkep

57 tahun lalu

Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 di Puncak Bulusaraung Terkendala Medan Terjal

57 tahun lalu

Kopasgat TNI AU Diterjunkan Evakuasi Korban Pesawat ATR di Gunung Bulusaraung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal