Dinilai Hina Islam, Ferdinand Hutahaean Dilaporkan BMI Makassar ke Polisi 

Yoel Yusvin
Mantan politisi Ferdinand Hutahaean dilaporkan Ormas BMI ke Polda Sulsel atas dugaan ujaran kebencian. (Foto: iNews TV/Yoel Yusvin)

MAKASSAR, iNews.id – Ormas Brigade Muslim Indonesia (BMI) Sulawesi Selatan melaporkan mantan politisi Ferdinand Hutahaean ke Polda Sulawesi Sulawesi atas dugaan ujaran kebencian, Rabu (5/1/2022). 

Laporan tersebut buntut cuitan Ferdinand Hutahaean di media sosial yang mengatakan Allahmu lemah. 

Dalam cuitannya, Ferdinand Hutahaean mengatakan "Kasihan sekali Allahmu yang harus dibela. Kalau saya sih Allah ku luar biasa, maha segalanya, dia lah pembelaku selalu dan Allah ku tak perlu dibela". 

Tangkapan layar cuitan Ferdinand Hutahaean yang membawanya ke proses hukum kasus ujaran kebencian. (Foto: iNews/Yoel Yuswin)

Ribuan komentar pun langsung menghujatnya dan dinilai menistakan umat muslim di seluruh dunia. 

Ketua BMI Sulsel Zulkifli mengatakan, jalur hukum ditempuh itu lantaran cuitan Ferdinand di media sosial Twitter yang mengatakan 'Allahmu lemah' dianggap melecehkan agama Islam di seluruh dunia.

“Kami minta polisi segera menindak tegas Ferdinand lantaran telah melecehkan agama Islam dan berupaya menyebar isu SARA yang dikhawatirkan menimbulkan konflik antarumat beragama di Tanah Air,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Sulsel Bongkar 37 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp69,9 Miliar

57 tahun lalu

3 Komplotan Begal Bersajam Incar Sopir Truk di Maros Ditangkap, Sudah 4 Kali Beraksi

57 tahun lalu

Viral Siswi SMP di Makassar Dijambret hingga Terseret, Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku

57 tahun lalu

Mahasiswi Teknik Unhas Tewas di Area Kampus, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

57 tahun lalu

Kenalan di IG, Remaja di Makassar malah Jadi Korban Pelecehan 3 Pelaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal