Dinas Kesehatan Makassar Telusuri 179 Pemegang Sertifikat Vaksin Palsu

Ashari Prawira
Pemegang sertifikat vaksin Covid-19. (Foto: Dok iNews).

"Jadi mereka ini kita pastikan tidak akan kita polisikan, mereka yang tidak divaksin," ujarnya.

Wali Kota Makassar, Ramdhan (Danny) Pomanto mengungkap kasus tersebut diketahui setelah dilakukan audit vaksin oleh Dinas Kesehatan. Ditemukan adanya perbedaan data, vaksin yang ada terhitung lebih dibanding data warga yang divaksin lewat P-Care.

"Berarti kan ada orang yang tidak divaksin. Maka itu hari dipanggil lah kepala puskesmas, menghadap saya. Waktu itu saya minta mengaku memang sebelum ditemukan. Rupanya tidak ada yang mengaku. Makanya saya langsung lapor polisi," katanya.

Oknum yang melakukan manipulasi data dan menerbitkan sertifikat vaksin palsu merupakan tenaga sukarela. Dia sudah dipecat sebagai konsekuensi dari perbuatannya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Gangguan Jiwa Berat di Bandung Naik, Kesehatan Mental Jadi Perhatian

57 tahun lalu

Penggeledahan Kantor Dinkes Ponorogo Berlangsung 8 Jam, Sejumlah Dokumen Disita

57 tahun lalu

Perketat Pengawasan Takjil, Pemkot Madiun Lindungi Warga dari Makanan Berbahaya

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Komisi IV DPRD Badung Dorong Pembangunan Puskesmas Desa di Badung Selatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal