Dia menegaskan, perubahan tersebut harus dimulai dari pola kepemimpinan. Menurutnya, kepemimpinan transformasional Perindo Sulsel menjadi kunci untuk menghadirkan ide dan gagasan baru yang berdampak langsung bagi rakyat.
"Di mana transformasi? Kita harus tinggalkan transactional leader, kita harus masuk kepada transformational leader. Kita harus pastikan ide, gagasan, inovasi, produktivitas, inklusif, dan berkarakter. Nah, kalau itu kita jaga, kalau itu kita jaga, mudah-mudahan Perindo ke depan, insya Allah," ujar Hayat.
Lebih lanjut, dia menjelaskan terdapat tiga langkah utama yang dapat dilakukan untuk membantu masyarakat naik kelas secara nyata dan terukur.
"Pertama, membantu untuk mengurangi beban rakyat. Kedua, kata dia, mencari cara untuk meningkatkan pemasukan rakyat," ujarnya.
Selain itu, edukasi dinilai menjadi faktor penting yang harus terus diperkuat agar masyarakat mampu meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan.