“Kita tidak boleh lengah gelombang ketiga pandemi ini kita harus lebih hati-hati. Karenanya smart city harus lebih disempurnakan khususnya di Kota Makassar agar kesehatan masyarakat semuanya dapat terpantau lewat satu barcode,” ujarnya.
Dia juga meminta agar inovasi-inovasi dan smart city dibuatkan Undang-Undang agar patent. “Jadi ketika sudah usefull ke masyarakat pemerintah pusat bisa membuatkan undang-undang agar ketika pemimpin berganti sistem dan inovasinya tetap bisa dinikmati oleh masyarakat,” katanya.
Selain Danny, turut menjadi pembicara, yakni Staf Ahli Kemendagri Bidang Ekonomi dan Pembangunan Hamdani, Wali Kota Bogor Bima Arya dan Wali Kota Jambi Syarif Fasha.
(CM)