Dampak Kemarau, Warga di 2 Desa Jeneponto Kekeringan dan Krisis Air Bersih

Sulaiman Nai
Warga di Jeneponto mengantre air bersih saat musim kemarau. (Foto: iNews/Sulaiman Nai).

JENEPONTO, iNews.id - Warga di dua desa Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai merasakan dampak kekeringan. Mereka mengalami kekeringan dan krisis air bersih.

Kondisi ini dialami warga di Desa Bontosunggu dan Desa Borongtala, Kecamatan Tamalatea. Masalah ini selalu terjadi setiap musim kemarau tiba, karena sumur-sumur mengering.

Pantauan iNews, untuk mendapatkan air bersih untuk keperluan harian seperti MCK, mereka hanya berharap bantuan air bersih dari pemerintah atau pihak swasta. Jika tidak, mereka harus mencari air jauh hingga ke kota atau membelinya.

Anggota DPRD Jeneponto, Nur Amin Tantu mengaku, prihatin dengan kondisi warga di sejumlah desa Kecamatan Tamalatea. Karena itulah dia bertekad untuk bisa terus membantu mereka.

"Di sana mereka krisis air bersih lagi. Jadi kita bantu lagi," kata Nur Amin di Kabupaten Jeneponto, Sulsel, Selasa (6/10/2020).

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
3 hari lalu

16 Daerah di Jateng Siaga Kekeringan, Puluhan Ribu Warga Butuh Air Bersih

13 hari lalu

Sumur Mengering Dampak Kemarau, Warga 4 Desa di Banjarnegara Berebut Air Bersih

24 hari lalu

Kekeringan di Banjarnegara Meluas, 1.600 Warga Berebut Bantuan Air Bersih

24 hari lalu

Bogor dan Bekasi Dilanda Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

24 hari lalu

Kekeringan Landa 4 Kabupaten di Jateng, Ribuan Warga Krisis Air Bersih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal