Dampak Kemarau, Warga di 2 Desa Jeneponto Kekeringan dan Krisis Air Bersih

Sulaiman Nai
Warga di Jeneponto mengantre air bersih saat musim kemarau. (Foto: iNews/Sulaiman Nai).

JENEPONTO, iNews.id - Warga di dua desa Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai merasakan dampak kekeringan. Mereka mengalami kekeringan dan krisis air bersih.

Kondisi ini dialami warga di Desa Bontosunggu dan Desa Borongtala, Kecamatan Tamalatea. Masalah ini selalu terjadi setiap musim kemarau tiba, karena sumur-sumur mengering.

Pantauan iNews, untuk mendapatkan air bersih untuk keperluan harian seperti MCK, mereka hanya berharap bantuan air bersih dari pemerintah atau pihak swasta. Jika tidak, mereka harus mencari air jauh hingga ke kota atau membelinya.

Anggota DPRD Jeneponto, Nur Amin Tantu mengaku, prihatin dengan kondisi warga di sejumlah desa Kecamatan Tamalatea. Karena itulah dia bertekad untuk bisa terus membantu mereka.

"Di sana mereka krisis air bersih lagi. Jadi kita bantu lagi," kata Nur Amin di Kabupaten Jeneponto, Sulsel, Selasa (6/10/2020).

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Begal Sadis di Jeneponto Ditangkap, 2 Nakes Jadi Korban hingga Patah Tulang

57 tahun lalu

Viral Guru Honorer di Jeneponto Protes Digantikan Adik Kepala Sekolah Baru Lolos PPPK

57 tahun lalu

Oknum Guru Ngaji di Jeneponto Ditangkap Polisi, Diduga Cabuli 6 Santriwati

57 tahun lalu

Pengungsi Banjir Bandang di Desa Genteng Pidie Jaya Krisis Air Bersih dan Tenda

57 tahun lalu

ITB Pasang Pompa Air Tenaga Surya di Lokomea TTU, Bantu Petani Atasi Kekeringan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal