Dia memiliki akal untuk meminta air. Kemudian, dia mengisinya lagi dengan memasukkan gasing emas milik Pairunan.
Di istana, Pairunan tertarik pada benda berkilauan yang ada di kolam mandinya.
Dia mengambil benda tersebut dan menunjukkan pada ibunya. Ibunya terkejut dan memerintahkan para pengawal istana untuk mencari seorang pemuda pengelana di negeri kayangan.
Para pengawal istana menemukan Polo Padang dan membawanya ke istri dan anaknya. Mereka tidak percaya Polo Padang bisa sampai sejauh ini. Mereka menangis bersama.
Tiba-tiba datang raja yang marah. Polo Padang dan istrinya memohon agar mereka direstui. Hati raja tersentuh, tetapi Polo Padang harus melewati sejumlah rintangan untuk bisa berkumpul kembali dengan istri dan anaknya.