MAKASSAR, iNews.id – Malang menimpa seorang driver ojek online (ojol) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Niat baiknya membantu membukakan jalan bagi ambulans justru berujung petaka setelah dianiaya rombongan pengantar jenazah.
Aksi kekerasan ini sempat terekam video amatir warga, lalu viral dan memicu kegeraman netizen di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di ruas Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.
Korban yang diketahui berinisial LK (18) mengalami luka-luka di bagian wajah. Dalam rekaman video, remaja yang masih mengenakan jaket ojol tersebut tampak meringis kesakitan di pinggir jalan, sementara sepeda motornya dirusak oleh para pelaku.
Rombongan pengantar jenazah tersebut langsung membubarkan diri dan melanjutkan perjalanan setelah dilerai oleh rekan mereka.
Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Muhammad Ismail menjelaskan, peristiwa bermula saat korban mengendarai sepeda motor dari Jalan Urip Sumoharjo menuju Jalan Perintis Kemerdekaan untuk mengantarkan pesanan pelanggan.
Di tengah jalan, korban melihat ambulans pembawa pasien darurat yang hendak menuju Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo kesulitan menembus kemacetan. Jiwa sosialnya terketuk, LK pun berinisiatif mengawal dan membukakan jalur bagi ambulans tersebut.
Nahas, sesampainya di dekat pintu masuk rumah sakit, ambulans dan korban berpapasan dengan rombongan pengantar jenazah lain yang hendak menuju ke lokasi pemakaman di daerah Daya.
"Korban kemudian meminta izin jalan (untuk ambulans pasien). Namun, bukannya diberikan akses, korban justru diserang dan dianiaya oleh oknum pengantar jenazah tersebut hingga mengalami luka di bagian wajah," ujar Iptu Muhammad Ismail.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban tidak hanya menderita luka fisik di wajah, tetapi armada motor yang digunakannya untuk mencari nafkah sehari-hari juga mengalami kerusakan akibat diamuk massa pengantar jenazah.