“Seharusnya dibawa dulu, tapi permintaan warga sekitar buaya tersebut dilepas saja,” tuturnya.
Sebelum dilepaskan kembali, buaya muara tersebut seharusnya dititip sementara di kandang transit untuk mendapat pengobatan dan pemeriksaan.
"Kalau kami sangat apresiasi kepada Pak Tili, tetapi bukan dalam bentuk materi. Kami tidak bisa pastikan jantan atau betina buaya itu karena warga minta dilepaskan kembali," ujarnya.
Sebelumnya, seorang pria bernama Tili warga Kota Palu, Sulawesi Tengah, berhasil mengevakuasi buaya berkalung ban di Sungai Palu, Jembatan II, Kecamatan Palu Selatan, Senin (7/2/2022).
Evakuasi dilakukan secara mandiri oleh Tili dengan sistem jerat menggunakan peralatan tali, bambu dan seekor ayam sebagai umpan.