Bersimpuh di Hadapan Gubernur, Bapak dan Anak di Makassar Minta Jenazah Ibu Dipindahkan

Yoel Yusvin
Warga menangis di hadapan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. (Foto: iNews/Yoel Yusvin).

"Saya berusaha memakai cara yang sesuai prosedur. Saya tidak mau mengambil tindakan anarkistis atau menggerakkan massa," ujar dia.

Menurut dia, saat meninggal dunia di RS Bhayangkara, istrinya didiagnosis PDP Covid-19. Namun setelah hasil tes swab keluar, almarhumah dinyatakan negatif terpapar virus corona.

Dia mengatakan, sengaja menunggu Gubernur Nurdin Abdullah di Kantor DPRD Sulsel, karena dia sempat berjanji pada 9 Juni lalu, bersedia memindahkan jenazah istrinya ke Kabupaten Bulukumba.

"Dia (Gubernur) bilang, siapkan kuburannya di Bulukumba. Tapi sampai sekarang janji itu tidak ada realisasinya," ujar dia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geber Motor Saat Antar Jenazah Berujung Tawuran di Makassar

57 tahun lalu

2 Anggota Geng Motor Sadis di Makassar Ditangkap, Terancam 20 Tahun Bui

57 tahun lalu

Tangkap 2 Geng Motor di Makassar, Polisi Sempat Bergelut

57 tahun lalu

Polda Sulsel Bongkar 37 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp69,9 Miliar

57 tahun lalu

Licik! Pasutri di Makassar Bawa Kabur HP Warga, Tuduh Korban Begal saat Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal