MAKASSAR, iNews.id - Banyak informasi simpang siur beredar mengenai kebijakan lockdown di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), per 31 Maret mendatang. Kabar tersebut beredar di media sosial dan mengundang pertanyaan publik.
Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, membantah kabar tersebut. Dia mengatakan, sementara ini belum akan mengambil kebijakan soal isolasi total atau lockdown di Kota Makassar.
"Secara keseluruhan itu tidak mungkin kita lakukan Lockdown, mengingat Makassar sebagai ibu kota Provinsi, sekaligus kota transit dari barat ke timur, begitu juga sebaliknya," kata Iqbal dalam keterangannya, Jumat (27/3/2020).
Isu yang beredar luas itu memang menyebut, Pemerintah Kota Makassar akan menutup seluruh pintu masuk, baik udara, laut dan juga darat. Warga pun tidak bisa keluar masuk wilayah tersebut.
Menurut Iqbal, kebijakan yang sedang direncanakan yakni karantina parsial. Yakni menutup akses keluar dan masuk pada pemukiman-pemukiman atau perumahan-perumahan yang teridentifikasi ada warga dengan status PDP atau positif.