Kendati demikian, Ibrahim belum bisa berkomentar lebih jauh terkait kabar benda tersebut merupakan alat pengintai dari luar negeri.
"Karena memang minim sekali data di alat itu. Nomor dan sebagainya. Tidak ada identitasnya," katanya.
Dia menyampaikan belum ada indikasi benda tersebut membahayakan kamtibmas.
"Penilaian yang ada ketika anggota Kodim periksa tidak ada alat peledak maka tidak ada gegana yang kami turunkan," tuturnya.