Menurut dia, yang paling penting bagi EA saat ini yakni pemulihan traumanya. Saat ini peranan keluarga dan saudara korban sangat penting untuk perkembangan psikisnya. Pihak RS Bhayangkara Sulsel sudah menyiapkan program pendampingan dokter spesialis anak dan psikiatri untuk memastikan kondisi bocah tersebut.
"Ini luar biasa dan tidak bisa kita bayangkan dia memeluk jasad ibunya selama dua hari yang sudah dalam kondisi membusuk," ujar dia.
Sebelumnya, balita berusia 2 tahun di Kota Makassar, ditemukan warga terkunci bersama mayat ibu kandung di kamar kos di Jalan Bontomanai, Kecamatan Tamalate, Senin petang (28/10/2019) tadi. Bocah malang itu diduga sudah dua hari bersama sang ibu yang sudah tidak bernyawa.