MAKASSAR, iNews.id - Sebanyak 2.700 personel gabungan TNI/Polri diterjunkan untuk mengamankan rencana aksi unjuk rasa besar-besaran yang akan berlangsung hari ini, Senin (111/4/2022) di beberapa titik di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Seluruh personel tidak diperbolehkan membawa senjata api.
Ribuan personel itu akan disebar di 27 titik yang direncanakan menjadi lokasi aksi unjuk rasa di Kota Makassar.
Kabag Ops Polrestabes Makassar, AKBP Darminto memastikan seluruh personel tidak membawa senjata api maupun senjata tajam dalam pengamanan aksi unjuk rasa kali ini.
“Untuk personel ada namanya dalmas (pengendalian massa) awal, dalmas lanjut itu menggunakan rompi tameng sama helem. Lalu ada PHH (penindakan huru-hara),” ungkapnya katanya, Senin (11/4/2022).
“Tidak ada menggunakan senjata api. Tadi kami sudah cek bersama propam dinyatakan tidak ada senjata api dan senjata tajam. Hanya ada gas air mata,” lanjutnya.