Namun warga masih berupaya melakukan metode penahan abrasi manual tersebut, yakni dengan memasukkan pasir ke dalam karung untuk disusun menjadi tanggul penahan ombak.
Tapi mereka meyakini upaya tersebut tak bertahan lama. Warga berharap ada bantuan bronjong yang sebelumnya dijanjikan Pemerintah Provinsi Sulsel pada awal Januari lalu.
"Tapi belum tahu kapan bantuan disalurkan, dan seperti apa bentuk bantuannya. Saya belum ada informasi lebih jelas," ujar Safaruddin.