"Lalu salah satu dari mereka menghantam korban dengan batu besar saat dia sudah terkapar," katanya.
Insiden pengeroyokan ini terjadi awal September lalu. Motifnya diduga karena dendam antargeng yang terlibat pertikaian. Mirisnya korban ternyata bukan bagian dari kelompok yang menjadi target para pelaku ini.
"Korban tidak tahu apa-apa. Jadi ini salah sasaran," ujar dia.
Saat ini polisi masih mendalami kasus penganiayaan sadis tersebut. Adapun 17 anggota kelompok geng yang terlibat mengeroyok korban dan masih berkeliaran bebas, dalam pengejaran petugas di lapangan.