PEKANBARU, iNews.id – Fakta baru terungkap dalam kasus ibu muda yang tega membunuh anak kembarnya lalu gantung diri di kompleks Perum Mutaiara Kulim, Kelurahan Sialang Rampai, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Riau. Dari hasil pemeriksaan polisi, sebelum peristiwa itu terjadi korban sempat cekcok mulut dengan suami terkait penjualan rumah.
“Dari keterangan suami korban berinisial PN ini, NS cekcok dengan suaminya karena ingin menjual rumah antara iya dan tidak untuk pindah rumah guna mencari kehidupan yang lebih baik. Sehingga ada rasa kesal dan dendam sama istrinya,” kata Kapolsekta Tenayan Raya, Kompol Hanafi seusai mengolah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim Polresta Pekanbaru, Selasa (17/11/2020).
Selain mengolah TKP, polisi juga memeriksa sejumlah saksi terkait ditemukannya ibu dan anaknya yang tewas di dalam rumah mereka.
Dari hasil olah TKP, polisi menemukan sejumlah barang bukti di antaranya kain panjang dan susu bayi. Di lokasi kejadian, polisi juga menemukan kertas HVS berisi tulisan 'Maaf aku pergi biar anak-anak ikut bersama ku'.
Saat ini, jenazah NS dan anaknya NA (2) sudah dibawah pihak keluarga untuk dimakamkan.