PANGKALPINANG, iNews.id - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman Djohan, meyakini peredaran narkoba di wilayahnya sudah turun. Pasalnya penerapan hukum perkara narkoba di wilayahnya cukup berat sehingga menimbulkan efek jera.
Hal ini diungkapkan Erzaldi selepas melihat proses pemusnahan barang bukti 28 kilogram (kg) ganja kering dan ratusan botol minuman keras, hasil operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Polda Babel, di Pangkalpinang, Rabu (28/4/2021).
"Hasil temuan tahun ini menurun dibanding tahun kemarin, karena hukuman yang diterima pelaku cukup berat, sehingga menimbulkan efek jera dan berdampak langsung pada jumlah temuan," kata dia.
Erzaldi mengapresiasi sikap Polda Babel yang terus giat memerangi peredaran barang haram di yurisdiksinya. Namun dia turut menuntut aparat untuk bersikap konsisten agar Babel bisa sepenuhnya bebas dari narkoba.
"Apabila Polda Babel secara terus menerus melakukan pemusnahan barang bukti ini, maka saya yakin ke depannya Babel bisa bebas narkoba dan miras ini," ujarnya.