JAKARTA, iNews.id – Gempa bumi dangkal berkekuatan magnitudo 5,9 dan 5,0 guncang Barat Daya Bengkulu, Selasa (15/10/2019) pagi. Getaran gempa dirasakan kuat hingga membuat warga Kota Bengkulu, Kabupaten Seluma dan Kepahiang berlarian menyelamatkan diri.
Kepala Bidang Mitigasi dan Gempa Bumi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono mengatakan, kedua gempa tersebut berkedalaman dangkal di zona megathrust. Yaitu zona subduksi landai yang merupakan bidang kontak antara lempeng indo-australia dan lempeng eurasia. Di mana titik hiposenter kedua gempa berada di bawah punggungan busur luar (outer arc ridge) dari sistem subduksi Sumatera.
“Hasil analisis menunjukkan gempa tersebut memiliki mekanisme sumber pergerakan naik (thrust fault) yang merupakan ciri mekanisme gempa megathrust,” ujarnya, Selasa (15/10/2019).
Menurutnya, peningkatan aktivitas gempa di zona megathrust Bengkulu yang ditandai dengan dua gempa bumi ini perlu diwaspadai. Salah satunya dengan meningkatkan edukasi mitigasi.
"Setiap peningkatan aktivitas gempa di wilayah ini patut kita waspadai. Karena di zona ini memiliki catatan sejarah gempa besar dan memicu tsunami pada masa lalu," kata Daryono.