Warga Manokwari Selatan Mengamuk Rusak Rumah Sakit dan Kantor Bupati

Chandry Andrew Suripatty
Warga Manokwari Selatan mengamuk dengan merusak rumah sakit dan kantor bupati. (Foto: iNews/Andrew).

MANOKWARI, iNews.id - Warga Manokwari Selatan mengamuk rusak rumah sakit dan kantor bupati. Aksi ini juga dilanjutkan dengan menutup akses jalan utama kota.

Ratusan warga ini melakukan aksi protes karena ada kerabat mereka yang meninggal dunia diduga setelah vaksin Covid-19. Padahal penyebab kematiannya belum dibuktikan secara medis.

Mereka juga mengarak jenazah warga meninggal dunia tersebut menuju Kantor Bupati Manokwari Selatan. Kemudian mereka secara brutal malah merusak fasilitas pemerintah.

Pantauan iNews, aparat dari Polres Manokwari Selatan dibantu Brimob Polda Papua Barat sempat berusaha menghalau massa dengan melepaskan beberapa kali tembakan peringatan ke udara.

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan, kasus kematian warga ini akan dibuktikan terlebih dahulu. Warga diminta tidak terprovokasi dan melakukan unjuk rasa yang berunjung anarkistis.

"Kami imbau warga tetap tenang, jangan melakukan perusakan. Saat ini kami masih mendalami penyebab kematian korban," kata Kombes Pol Adam di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Kamis (16/12/2021).

Menurut dia, dari informasi yang diperoleh tim di lapangan, sejumlah fasilitas yang dirusak warga antara lain rumah sakit dan kantor bupati. Kemudian mereka juga menutup akses jalan Kota Ransiki.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Ransiki Manokwari Selatan, Cek Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gempa Hari ini Magnitudo 4,1 Guncang Manokwari Selatan Papua Barat

57 tahun lalu

Terungkap! Pembunuh Istri Pegawai Pajak di Manokwari Pernah Bekerja di Rumah Korban

57 tahun lalu

Tampang Pembunuh Istri Pegawai Pajak di Manokwari, Sempat Coba Lompat Jurang saat Ditangkap

57 tahun lalu

Legislator Partai Perindo Perjuangkan Kebutuhan Perumahan dan Air Bersih di Manokwari Selatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal