Wakil Ketua DPRP Minta Panglima TNI dan Kasau Pecat 2 Anggota Penginjak Kepala Warga Merauke

Omega Batkorumbawa
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Edoardus Kaize. (Foto: Istimewa)

JAYAPURA, iNews.id - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Edoardus Kaize meminta Panglima TNI dan Kasau memecat kedua oknum Polisi Militer TNI AU (Pomau) penginjak kepala warga di Merauke. Sebab, tindakan kedua oknum tersebut dinilai sangat tidak manusiawi terhadap pemuda penyandang difabel di Kabupaten Merauke, Papua.

"Saya minta kepada Panglima TNI dan Kasau untuk segera memecat dua oknum anggotanya. Karena apa yang dilakukan mereka berdua adalah tindakan sangat biadab terhadap seorang pemuda cacat di Merauke," ujar politikus PDI Perjuangan tersebut kepada MNC Portal Indonesi (MPI), Kamis (29/7/2021).

Selain itu, Edu juga menilai dua oknum anggota TNI AU Lanud Merauke, Serda A dan Prada V sangat arogan. Untuk bisa lulus menjadi prajurit harus mempunyai psikologis yang tenang, tidak arogan seperti yang mereka lalukan.

"Herannya lagi dengan sikap arogan seperti itu bisa lulus jadi prajurit. Secara pribadi pun sangat menyesal punya kedua anggota TNI AU seperti mereka," katanya.

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo memutuskan untuk mengganti Komandan Lanud Johanes Abraham Dimara (Lanud Dma) dan Komandan Satuan Polisi Militer Lanud Dma pada Rabu (28/7/2021). Hal tersebut dilakukannya menyusul tindakan tidak terpuji dua prajurit terhadap seorang pria difabel di Merauke, Papua.

Serda A dan Prada V juga telah ditetapkan sebagai tersangka tindak kekerasan. Saat ini keduanya menjalani penahanan sementara selama 20 hari untuk kepentingan proses penyidikan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal