Menurutnya, pencarian masih akan dilanjutkan hingga Selasa (10/1/2023). Operasi pencarian ini dengan menambah satu Helikopter Bell untuk membantu menemukan korban.
Sebelumnya telah dikerahkan dua kapal perang, yakni KRI Albakora dari Lanal Biak, KRI Dorang dari Lantamal X Jayapura dan pesawat Cassa untuk mencari prajurit yang menjadi korban tenggelamnya speedboat di perairan Yapen, Kabupaten Kepulauan Yapen.
Kronologi kejadian berawal saat Plh Danramil 1709-05/Barapasi Serma Wiyoto beserta enam anggota Koramil 1709-05/Wartas dan penumpang lain (masyarakat sipil) berangkat dari Pelabuhan Rakyat Jembatan 3000 Serui menuju Kampung Barapasi, Distrik Wartas, Kabupaten Memberamo Raya. Mereka berangkat dengan menggunakan satu speedboat milik masyarakat.
"Saat dalam perjalanan, perahu motor yang ditumpangi tenggelam dan beberapa penumpang berhasil diselamatkan kapal yang sedang melintas di sekitar TKP," kata Danrem.
Diketahui, Koramil Barapasi, Kabupaten Mamberamo Raya masuk dalam wilayah Kodim 1709/Yapen Waropen. Plh Danramil 1709-05/Waropen Serma Wiyoto ditemukan selamat dengan kondisi kulit melepuh akibat terombang-ambing berjam-jam di laut.