JAYAPURA, iNews.id - TNI membantah kabar yang beredar viral di media sosial (medsos) telah menembak dua warga sipil di Kabupaten Nduga, Papua. Kedua korban merupakan anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Kepala Penerangan Kogabwilhan, Kolonel Czi Gusti Nyoman mengatakan, berita yang beredar sebelumnya bahwa TNI telah menembak warga sipil merupakan kabar yang tidak benar.
"Dua orang yang tewas tersebut merupakan anggota KKB, bukan warga sipil," kata Kolonel Gusti dalam keterangan yang diterima iNews.id di Kota Jayapura, Papua, Selasa (21/7/2020).
Perwakilan dari Satgas Yonif PR 330 dan Polsek Kenyam telah bertemu dengan Bupati Nduga terkait kabar viral tersebut. Dalam pertemuan itu, perwakilan TNI menunjukkan barang bukti yakni senjata api jenis pistol.
"Barang bukti yang diamankan dari keduanya yakni pistol jenis revolver, ponsel milik prajurit TNI yang dirampas satu bulan lalu, parang, kapak dan uang tunai Rp 9,5 juta di dalam dua tas," ujar dia.