Informasi diperoleh, peristiwa penembakan massal ini bermula saat KKB dipimpin Egianus Kogoya dan Armi Tabuni bersama puluhan anggotanya mendatangi sebuah kios di lokasi kejadian. Awalnya ada 5 laki-laki dan 2 perempuan yang keluar.
Tapi kemudian kedua perempuan kembali disuruh masuk kios dan lima lainnya ditembak mati. Kelompok tersebut melanjutkan aksi teror keji dengan memberhentikan satu truk yang membawa 5 warga sipil di depan kios. Di situ para warga yang berada di atas truk itu diduga ditembaki hingga tewas di tempat.
Setelah melakukan penyerangan, para pelaku lari ke hutan. Sementara satu korban tewas terakhir ditemukan Senin (18/7/2022).