Terungkap Cara Licik KKB Kepung Pasukan TNI, Manfaatkan Mama-Mama dan Anak-Anak Jadi Tameng

riana rizkia
Ilustrasi prajurit TNI yang bertugas di Papua. (Foto : Ist)

JAKARTA, iNews.id - Panglima TNILaksamana Yudo Margono mengungkap fakta baru peristiwa penyerangan Kelompok Separatis Terorisme (KST) atau kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap pasukan TNI di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Penyerangan di wilayah Mugi-Mam kepada tim TNI Operasi SAR pilot Susi Air ini mengakibatkan satu prajurit gugur, empat terluka dan empat hilang.

Ternyata KKB melakukan cara licik dengan memanfaatkan masyarakat, terutama mama-mama dan anak-anak Papua menjadi tameng hidup untuk mengepung prajurit TNI. 

Setelah penyerangan, sempat terjadi kontak senjata dan mengakibatkan satu prajurit gugur lalu jatuh ke jurang sedalam 15 meter. Korban yakni Pratu Miftahul Arifin. 

Saat prajurit lain hendak mengevakuasi Pratu Arifin, saat itulah KKB memanfaatkan mama-mama dan anak-anak untuk mengepung prajurit. Sehingga pihaknya sulit membedakan antara KKB dan masyarakat. 

"Yang tadi saya sampaikan ada masyarakat kemudian anak-anak yang dengan teriak-teriak, peluit dan sebagainya. Seolah-olah seperti menakut-nakuti dengan masyarakat tadi," ujar Yudo di Base Ops Lanudal Juanda, Jawa Timur, Selasa (18/4/2023).

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Identitas Anggota KKB Ditangkap di Sugapa Intan Jaya, Anak Buah Apen Kobogau

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

57 tahun lalu

Tragedi di Pedalaman Yahukimo, 8 Pendulang Emas Tewas Dibantai KKB OPM

57 tahun lalu

Petinggi KKB Ditangkap di Yahukimo, Amunisi hingga Sajam Disita Aparat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal