Terungkap, Bripda Diego Ternyata Anak Mantan Pemain Timnas Indonesia, Cucu Anggota DPRD

Chanry Andrew Suripatty
Putra daerah Bripda Diego Fernando Rumaropen, anggota Brimob Polda Papua yang gugur diserang OTK di Jayawijaya, Papua. (Foto: Ist)

Kronologi kejadian, berawal saat Danki Brimob Yon D Wamena AKP Rustam ditelepon seseorang bernama Alex Matuan untuk membantunya menembak sapi miliknya di daerah Napua. 

Kemudian AKP Rustam membawa satu pucuk senjata api jenis sniper steyr dan mengajak Bripda Diego membawa senjata api AK 101 pergi ke Napua.

Setelah sapi ditembak AKP Rustam, kemudian dia menitipkan senjata api yang dia gunakannya kepada Bripda Diego karena akan mengecek sapi tersebut. 

Saat AKP Rustam pergi meninggalkan Bripda Diego sendirian di lokasi tempat menembak, datang dua OTK bersenjata parang membacok Bripda Diego. Setelah itu keduanya mengambil dua pucuk senjata api dan melarikan diri dari lokasi.

Dalam peristiwa ini, Polda Papua menyatakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) berada di balik aksi penyerangan yang menyebabkan Bripda Diego Rumaropen meninggal dunia.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update Ledakan Bom Peninggalan Perang di Biak, 6 Korban Tewas dan 3 Orang Masih Hilang

57 tahun lalu

Gegana Sterilisasi Area Ledakan Biak, Temukan Granat Nanas dan Proyektil

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Identitas Anggota KKB Ditangkap di Sugapa Intan Jaya, Anak Buah Apen Kobogau

57 tahun lalu

Gegana Polda Papua Dikerahkan ke Biak, Sisir Lokasi Ledakan Bom PD II yang Tewaskan 5 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal