Ali mengatakan, sebetulnya hasil seleksi CPNS 2018 sudah keluar sejak Agustus lalu. Namun hasilnya sangat tidak memuaskan, sehingga Bupati bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Fakfak terbang ke Jakarta untuk mengomunikasikannya.
"Dan sekarang inilah hasilnya," ujar dia.
Situasi di Kabupaten Fakfak saat ini mulai memanas karena hasil pengumuman seleksi CPNS 2018. Warga menilai, hasil yang diumumkan tidak mempertimbangkan keadilan terhadap masyarakat asli Papua, serta para honorer yang lama mengabdi.