3. Untuk menghindari dosa yang lebih besar maka, sebaiknya Bapak Kiai yang terhormat mengundurkan diri sebagai bentuk jiwa kesatria seorang muslim sejati, jangan ikut dengan orang lain, karena kata Nabi Muhammad SAW dalam hadist, "Barang siapa yang mengikuti kaum, maka dia sama dengan kaum itu." Kami tidak rela bila Bapak Kiai akan digolongkan dengan mereka pelaku kecurangan tersebut.
4. Bila Bapak Kiai mundur tolong ajak juga TBG, YM & YIM, Kami sayang Bapak ustadz yang mulia. Demikian surat terbuka ini kami sampaikan, semoga menjadi berkah bagi bangsa yang tercinta ini.
Dalam unggahan Netizen dalam postingan foto surat terbuka dan foto Ketua MUI Kota Sorong tersebut bertuliskan, #surat_mui_kota_muatan_provokasi.