5 Fakta Suku Korowai di Papua yang Tinggal di Pohon, Tak Pakai Koteka hingga Rumor Kanibalisme

Donald Karouw
Rumah tinggi Suku Korowai di Papua. (Foto : Ist)

2. Ditemukan pertama kali tahun 1978

Sejarah mencatat, Suku Korowai hidup terasing dan tidak mengenal dunia luar. Untuk pertama kalinya, Suku Korowai berkontak dengan dunia luar pada 4 Oktober 1978.

Adalah Johannes Veldhuizen, penginjil di Tanah Papua yang menemukan suku ini dan berkontak dengan mereka. Selama bertahun-tahun, dia mengajarkan cara penyembuhan dan metode kesehatan yang diprogramkan pemerintah. Tidak hanya itu, pada tahun 1980, gereja sempat membangun sekolah dan klinik rawat jalan bagi warga Suku Korowai,

3. Tradisi unik rumah pohon

Suku Korowai terkenal dengan tradisi dan adat yang unik. Mereka membangun rumah bukan di atas tanah, melainkan di atas pepohonan.

Semua warganya tinggal di rumah yang dibuat dari kulit pohon sagu, cabang pohon, daun hutan, tali rotan dan tangga kayu yang tinggi menjulang.

Tujuan rumah tinggi ini untuk menghindari banjir, binatang buas dan lainnya. Mereka juga percaya, semakin tinggi bangunan rumah, akan terhindar dari roh-roh jahat.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Telusuri Kebiasaan Unik Suku Manusia Pohon, Sang Penjaga Hutan Papua

57 tahun lalu

Tips dari BMKG Hindari Sambaran Petir saat Cuaca Ekstrem

57 tahun lalu

Hindari Motor, Mobil Boks Hantam Pohon hingga Terpental ke Rel Kereta Api di Pasuruan

57 tahun lalu

Momen Haru Anggota TNI Mudik usai 4 Tahun Tak Pulang, Beri Kejutan untuk Orang Tua

57 tahun lalu

Kecelakaan di Jombang, Pengendara Motor Tewas Tabrak Pohon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal