Soroti Aksi OPM, DPR Minta Pemerintah Fokus Penyelesaian Konflik di Papua

Achmad Al Fiqri
Mobil aparat dan pejabat daerah di Distik Mulia, Puncak Jaya, Papua Tengah dibakar massa usai penembakan tiga anggota KKB/OPM. (Foto: iNews/Fredy Nuboba)

"Kami ingin memastikan kehadiran aparat keamanan untuk melindungi warga sipil agar mengatasi ancaman keamanan. Penguatan keberadaan TNI dan Polri di wilayah tersebut sangat penting," kata Meutya. 

Seperti diketahui situasi di Puncak Jaya, Papua Tengah, sempat memanas usai tiga anggota OPM tewas ditembak oleh anggota TNI pada Selasa (16/7/2024). Penembakan tersebut bermula saat sejumlah anggota OPM menyerang Satgas Yonif RK 753/AVT.

Massa lalu melancarkan protes dan mengatakan para korban bukan anggota OPM. Buntut protes itu, sebanyak enam unit mobil milik TNI-Polri dibakar massa. Mereka juga meminta ganti rugi total Rp3 miliar untuk ketiga orang yang ditembak sebagai denda adat.

Personel TNI sendiri menyita satu pucuk pistol rakitan dan bendera Bintang Kejora usai menembak mati 3 anggota OPM tersebut. Barang bukti itu diduga milik kelompom OPM pimpinan Teranus Enumbi yang terus menerus meneror warga sipil. Kelompok ini juga disebut sering merusak fasilitas umum hingga menyerang aparat keamanan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OPM Terus Teror Warga, Ketua DPR Minta Pemerintah Bertindak Tegas tapi Tetap Humanis

57 tahun lalu

OPM Bakar Gedung SMP, Komisi X DPR Minta Pemerintah Segera Buka Sekolah Darurat

57 tahun lalu

Lolos dari Kejaran TNI, Ini 4 Kejahatan Pentolan OPM Teranus Enumbi

57 tahun lalu

Puncak Jaya Memanas, 3 Anggota OPM Ditembak Mati TNI

57 tahun lalu

Puncak Jaya Mencekam usai 3 Anggota KKB OPM Ditembak Mati, Mobil TNI-Polri Dibakar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal