"Kami minta polisi segera menangkap pelaku pembunuhan terhadap anak kami ini, ujar Abdul Warfandu, paman korban.
Bahkan, keluarga sempat mengarak jenazah ke Mapolres Sorong Kota. Mereka meminta kasus ditangani langsung Polres dan bukan Polsek. Situasi ini sempat menimbulkan sedikit ketegangan antara keluarga dan aparat.
Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan yang menemui keluarga korban dengan tegas meminta mereka untuk segera membawa jenazah agar dimakamkan. Dia berjanji untuk menindak lanjuti kasus tersebut hingga tuntas.
"Polisi sudah bertindak cepat dari sejak mendapat laporan penemuan mayat, olah TKP dan membawa jenazah ke rumah sakit untuk diautopsi," katanya.
Dugaan awal, korban tewas akibat penganiayaan. Hal ini karena ditemukan sebanyak 30 bekas luka tusukan.
"Kasusnya sudah kami tangani," katanya.
Sejauh ini, kasus pembunuhan mahasiswa tersebut sudah dalam penanganan polisi. Ada dugaan korban dibunuh rekannya saat pesta miras. Hal ini karena dari olah TKP ditemukan sejumlah botol miras di sekitar lokasi mayat korban ditemukan.