Seruan Aksi Mogok Nasional KNPB Dinilai Konyol, Warga Diminta Tak Terprovokasi

Chanry Andrew Suripatty
Polisi mengamankan aksi demo massa. (Foto: iNews/Herawati).

JAYAPURA, iNews.id - Seruan aksi mogok nasional yang digagas Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dinilai konyol. Sebab organisasi tersebut mengorbankan berbagai kebutuhan dan aktivitas warga demi kepentingan sekelompok orang.

Ketua DPD Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua, Ali Kabiay mengatakan, ajakan KNPB untuk aksi mogok nasional telah melanggar hak asasi manusia (HAM). Dia meyakini masyarakat sudah cerdas dalam memilih aksi-aksi yang perlu diikuti atau tidak.

"Aksi-aksi KNPB ini sering kali merugikan mereka dan para pemuda di Papua. Jadi masyarakat sudah cerdas dalam melihat hal ini," kata Ali Kabiay di Kota Jayapura, Papua, Kamis (7/1/2021).

Menurut dia, bila warga ikut dalam aksi mogok nasional ini, mereka akan rugi. Sebab dapat membuat sistem pendidikan lumpuh, pemerintahan akan terganggu, ekonomi akan merosot, dan berdampak pada kesehatan masyarakat.

"Apa yang sudah KNPB perbuat untuk Tanah Papua, saya rasa tidak ada sama sekali," ujarnya.

Sebaliknya Pemerintah Indonesia terus berusaha membangun daerah di wilayah paling timur ini. Di antaranya dengan kebijakan otonomi khusus, perhelatan PON dan pembangunan lainnya.

Karena itu dia meminta masyarakat tak mudah terprovokasi isu hoaks dan ajakan-ajakan KNPB. Sebab seruan-seruan tersebut akan merusak situasi kondusif di daerah.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PLBN Skouw Siagakan Posko Terpadu Idulfitri 1447 H, Antisipasi Arus Mudik Lebaran

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Jayapura Hari Ini 13 Maret 2026, Lengkap Doa Berbuka

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Jayapura Hari Ini 12 Maret 2026, Lengkap Doa Berbuka

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Jayapura Hari Ini 10 Maret 2026, Lengkap Doa Berbuka

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Jayapura Hari Ini 9 Maret 2026, Lengkap Panduan Doanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal