Sentani Terancam Dilanda Banjir Bandang Susulan, Ini Penjelasan BMKG

Ilma De Sabrini
Suasana pengungsi banjir bandang Sentani di salah satu ruangan di Kantor Bupati Jayapura di Sentani, Jayapura, Papua, Kamis (21/3/2019). (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)

JAYAPURA, iNews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan Bupati Jayapura Mathius Awaitaouw untuk mewaspadai potensi banjir bandang susulan yang akan melanda wilayah Sentani. Hal ini menyusul curah hujan yang tinggi di wilayah Jayapura, Papua.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, lima hari hingga seminggu ke depan, curah hujan diprediksi masih cukup tinggi di Papua. Potensi tersebut diperkirakan dengan memperhatikan pengaruh kondisi lokal dan adanya pertemuan aliran udara akibat sistem pola tekanan rendah di utara Papua. Kondisi tersebut dapat berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan awan dan hujan di wilayah Jayapura.

Selain itu, perlu diwaspadai pula pola pertemuan aliran udara dan pertumbuhan awan di Papua bagian selatan. Ini merupakan dampak pengaruh siklon tropis Trevor yang saat ini masih berada di Teluk Carpentaria, di sebelah selatan Papua.

“Dalam kurun waktu lima sampai tujuh hari kedepan hujan masih akan mengguyur Jayapura dengan intensitas sedang hingga lebat dari malam hingga dini hari. Kami imbau masyarakat untuk tetap waspada dengan kondisi cuaca tersebut,” kata Dwikorita Karnawati saat mengunjungi Posko Induk Banjir Sentani di Kompleks Bupati Jayapura, Gunung Merah, Kamis (21/3/2019).

Menurut Dwikora, selain Siklon Tropis Trevor, di selatan Nusa Tenggara Timur (NTT), juga sedang muncul Siklon Tropis Veronica. Meskipun jaraknya sekitar 600 kilometer (km) dari pantai NTT, dapat berdampak pada pertumbuhan awan hujan yang signifikan di wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan NTT. Tak hanya itu, ketinggian gelombang laut juga mencapai 4-6 meter di perairan selatan Jawa hingga NTT.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Dangkal Getarkan Cirebon Jabar, Cek Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Berpusat di Darat Guncang Tanggamus Lampung, Cek Magnitudonya

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 4,0 Guncang Pasaman Sumbar, Berpusat di Darat

57 tahun lalu

Gempa Bumi Magnitudo 4,6 Guncang Sinabang Aceh

57 tahun lalu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang NTT Pagi Ini, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal