Selain itu, bupati serta Forkompinda Kabupaten Merauke bersama Kapolres Merauke dan Dandim 1707 Merauke telah bertemu dengan korban kebakaran dan memberikan bantuan untuk mereka.
”Sebagian besar korban kebakaran kami tampung sementara di rumah ibadah, baik itu di masjid maupun gereja. Sebagian lagi ditampung di bangunan pemerintah dan di rumah kerabat mereka,” ucapnya.
Diketahui, kebakaran di Distrik Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan terjadi pada Minggu (25/6/2023) dini hari. Hingga kini belum diketahui penyebab kebakaran. Api cepat meluas karena sebagian besar rumah yang terbakar terbuat dari kayu dan saling berdekatan.