Seleksi Bintara Noken Sempat Diprotes, Begini Tanggapan Polda Papua Barat

Antara
Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi. (Foto: ANTARA)

"Mereka mengidap beberapa riwayat penyakit seperti jantung dan hepatitis. Bila dipaksakan ikut dalam pendidikan dapat menyebabkan meninggal dunia," ujar dia.

Dia mengatakan, program seleksi anggota polisi lewat afirmasi otsus ini dilakukan secara transparan karena turut diawasi pihak Ombudsman, Fraksi Otsus DPRP Papua Barat dan lembaga kultur MRPB.

"Dalam proses seleksi wajar bila ada yang gagal karena kami mencari putra-putri OAP yang terbaik dan sehat jasmani serta rohaninya," katanya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Istri Pegawai Pajak di Manokwari Dibunuh dan Dimutilasi Tukang Bangunan

57 tahun lalu

Terkuak! Begini Kronologi Sadis Pembunuhan Istri Pegawai Pajak di Manokwari

57 tahun lalu

Terungkap! Pembunuh Istri Pegawai Pajak di Manokwari Pernah Bekerja di Rumah Korban

57 tahun lalu

Tampang Pembunuh Istri Pegawai Pajak di Manokwari, Sempat Coba Lompat Jurang saat Ditangkap

57 tahun lalu

Pencarian Iptu Tomi Marbun Hilang di Teluk Bintuni, 510 Personel Gabungan Dikerahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal