Sekolah Ditutup, Pelajar SMK di Fakfak Ancam Akan Belajar di Gedung DPRD

Rahman
Orang tua siswa SMKN 1 Fakfak ikut protes di Gedung DPRD Fakfak. (Foto: iNews/Rahman).

"Kami harus punya ponsel seharga Rp2 juta. Kalau dikali lima anak sudah berapa. Kami ini bukan orang kaya," ujar Hatija.

Dia mengaku kasihan melihat anak-anaknya selama lima bulan terakhir tidak belajar di sekolah. Mereka sudah dipastikan tertinggal dalam hal materi-materi pelajarannya.

"Tolong bapak dan ibu, kita buka saja sekolah ini, agar anak-anak bisa belajar lagi," ujarnya.

Dia pun mendukung anak-anaknya melanjutkan sekolah mereka, bila perlu di gedung DPRD Fakfak, kalau sekolah tak kunjung dibuka untuk para pelajar tersebut.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kecelakaan di Bojonegoro, Pelajar 16 Tahun Tewas Terlindas Truk usai Gagal Menyalip

57 tahun lalu

Beli Sajam Corbek via Instagram, Pelajar 16 Tahun di Semarang Ditetapkan sebagai Pelaku Anak

57 tahun lalu

Terekam CCTV! Kecelakaan Motor Tabrak Truk Pengangkut Sapi Kurban di Ponorogo

57 tahun lalu

Buron 10 Hari, Sopir Truk Tabrak Lari Tewaskan 3 Pelajar di Jombang Ditangkap di Bandung

57 tahun lalu

Presiden Prabowo Kunjungi Seskoad Bandung, Ratusan Siswa Histeris Sambut Kepala Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal