Sejarah Hari Natal yang Sebenarnya, Fakta di Balik Tanggal 25 Desember

Arief Wahyu Pradana
Ilustrasi perayaan Hari Natal. (Foto: Pixabay)

Namun, agama Kristen pada umumnya sepakat menetapkan 25 Desember sebagai Hari Natal di seluruh dunia. Hal ini merujuk pada kalender Gregorian yang banyak dipakai dunia barat. 

Selain itu, penetapan hari raya liturgi lainnya juga disepakati bersama. Contohnya Hari Raya Paskah dan Jumat Agung yang tidak mementingkan tanggalnya, melainkan esensi dari peringatan tersebut dilaksanakan.

Dengan begitu, setiap tanggal 25 Desember dikenal sebagai Hari Natal. Umat Kristiani selalu menggelar ibadah untuk memperingati kelahiran Yesus Kristus.

Macam-macam tradisi yang ada juga lahir beriringan. Mulai dari pohon Natal, kartu ucapan Natal, hadiah Natal, serta sosok Sinterklas atau Santa Claus.

Kegiatan kultur yang melekat pada Natal pasti menjadi ikonik. Apalagi ditambah dengan warna-warna khas Natal akan mewarnai perayaannya, seperti merah, hijau dan emas.

Tentunya hal tersebut sangat dinantikan, terlebih bagi anak-anak. Mereka dapat merayakan dengan balutan kasih dan kedamaian-Nya di Hari Natal.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mengulik Masa Kejayaan Bojonegoro di Balik Polsek Padangan Gedung Bergaya Kolonial

57 tahun lalu

Daftar Marga di Maluku, Sejarah dan Identitas Sosial

57 tahun lalu

Pesona dan Sejarah Panjang Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

57 tahun lalu

Asal-usul dan Sejarah Gunung Lewotobi Laki-Laki, Fenomena Alam Menakjubkan di Flores

57 tahun lalu

Sejarah dan Asal Usul Bobotoh, Suporter Fanatik Persib Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal