"Kami berupaya melakukan pemulihan di sana saja, serta mendata ruko dan kios yang dibakar massa," ujarnya.
Situasi di wilayah Yalimo, kata dia, sudah mulai kondusif sejak Rabu (30/6/2021). Namun TNI Polri masih mengamankan lokasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan kembali terulang.
Sebelumnya massa berbuat anarkistis dengan merusak serta membakar berbagai fasilitas publik pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mendiskualifikasi kepesertaan Pasangan Erdi Dabi-Jhon Wilil.