Kemudian gempa bumi kelima berkekuatan M4,4 dengan episenter terletak pada koordinat 2.46° LS dan 140.67° BT pada jarak 10 km Barat Laut Kota Jayapura, kedalaman 10 km.
Selanjutnya gempa bumi keenam berkekuatan M3,4 dengan episenter pada koordinat 2.41° LS dan 140.68° BT pada jarak 15 km Barat Laut Jayapura, kedalaman 9 km.
Lalu gempa bumi ketujuh berkekuatan M3,1 dengan episenter terletak pada koordinat 2.51° LS dan 140.68° BT, pada jarak 5 km Barat Laut Jayapura, kedalaman 6 Km. Kemudian ada lagi gempa kedelapan hingga ke-10 yang berkekuatan M3,3 pada pukul 22.36 WIT.
Seluruhnya ini berlokasi di darat dengan jenis dan mekanisme gempa bumi dangkal. Dengan memperhatikan lokasi episenter, kedalaman hiposenter dan mekanisme patahan, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar lokal yang melintas di wilayah Kota Jayapura.
"BMKG juga mencatat sejak 2 Januari lalu hingga Rabu (8/2/2023) hari ini, Kota Jayapura telah digundang 995 kali, denga 98 kejadian di antaranya dirasakan masyarakat," kata Kepala Balai Besar MKG Wilayah V Yustus Rumakiek.