Ratusan Miliar Dana Desa Dibagikan di Lapangan Terbuka Yahukimo Papua

Edy Siswanto
Orang yang diduga Bupati Yahukimo, membagikan dana desa di lapangan terbuka. (Foto: iNews/Edy Siswanto).

YAHUKIMO, iNews.id – Beredar video amatir yang diduga Bupati Kabupaten Yahukimo, Papua membagikan dana desa secara langsung kepada kepala kampung setempat di lapangan terbuka tanpa melalui perantara bank.

Dalam video tersebut tampak Bupati Yahukimo sedang berbicara di hadapan ratusan kepala kampung. Memberikan pemahaman bahwa pembagian dana desa sengaja dibagikan secara langsung kepada para kepala desa.

“Jadi uang ini, itu harus distribusi 9 distrik di sini, wilayah. Uang ini, tidak boleh ada yang memotong. Kami lengkap ada administrasinya ada lengkap. Jadi ada bank papua ada...pengisian ini, draf. Draf ini isi sesuai dengan ini ada petunjuk. Tidak boleh keluar dari draf ini. Petunjuk harus isi dan ini yang semuanya. Uang ini saya sudah memiliki rekening di bank Papua 517 kampung punya rekening sudah ada ini. Slipnya kalian tanda tangan di sini,” ucap orang yang berada di video.

Alasannya dibagikan secara langsung, untuk memudahkan para kepala kampung menggunakan dana desa tersebut untuk pembangunan.

Dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia. Nomor 49/PMK.07/2016 tentang Tata Cara Pengalokasian, Penyaluran, Penggunaan, Pemantauan dan Evaluasi Dana Desa.

Pasal 14 ayat 1 menyebutkan penyaluran dana desa dilakukan dengan cara pemindahbukuan dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) untuk selanjutnya dilakukan pemindahbukuan dari RKUD ke Rekening kas Desa (RKD).

Namun, di Pasal 20 Ayat 2 dalam hal terdapat desa yang tidak terjangkau layanan perbankan yang menyebabkan tidak dapat dibuka RKD, bupati/wali kota dapat mengatur lebih lenjut mengenai penyaluran dana desa dari RKUD ke desa melalui peraturan bupati/wali kota.

Walaupun dibolehkan distribusikan dana desa secara langsung, Cara pembagian dana tersebut dinilai menghawatirkan, karena dilakukan di lapangan terbuka tanpa pengamanan yang ketat dari pihak keamanan, mengingat Papua salah satu daerah yang rawan dengan gangguan kelompok bersenjata.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Eks Kades di Garut Dijebloskan ke Penjara, Diduga Korupsi Dana Desa Rp653 Juta

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal