Prajurit Melarikan Diri Bawa Senjata Serbu dengan Kaliber Standar NATO

Chandry Andrew Suripatty
Senapan serbu buatan pindad cukup diperhitungkan karena mampu mengungguli buatan negara lain. (Foto: Istimewa)

JAYAPURA, iNews.id - Prajurit TNI melarikan diri di Papua membawa senapan serbu SS2-V1. Senjata tersebut memiliki amunisi standar NATO.

Oknum ini atas nama Prada Yotam Bugiangge. Dia bertugas di Kompi Senapan (Kipan) C Senggi. Motif oknum ini melarikan diri masih didalami Kodam XVII Cenderawasih.

Berdasarkan situs resmi PT Pindad, sebagai produsen senapan serbu SS2-V1, disebutkan senapan mematikan ini memiliki peluru kaliber standar NATO, yakni 5.56 mm.

SS2-V1 merupakan varian pertama dari keluarga SS2 dengan panjang laras 460 mm. Senjata ini disebut sangat efektif mengenai target hingga sejauh 400 meter.

Salah satu fitur SS2 adalah charging handle yang akan tertarik ke belakang saat peluru telah habis, pengguna hanya perlu mengganti magazine, kemudian menekan tombol bolt-catch tanpa mengokang, dan senjata pun akan kembali siap untuk ditembakan.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Berawal dari Cekcok

57 tahun lalu

Prajurit TNI Tewas Ditembak Sesama Prajurit di Palembang, Ini Kata Kapendam Sriwijaya

57 tahun lalu

Prajurit TNI Tewas Diduga Ditembak Rekannya usai Keributan di Tempat Hiburan Malam

57 tahun lalu

Pemakaman Praka Rico Pramudia, Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Diwarnai Isak Tangis

57 tahun lalu

Haru! Momen TNI dan Warga Gotong Royong Evakuasi Jenazah di Nduga Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal