Posisi Pilot Susi Air Disandera KKB Belum Terdeteksi, Satgas: Tak Ada Batas Waktu Penyelamatan

Antara
Komandan Satgas Damai Cartenz, Kombes Pol Faizal Rahmadani. (Foto: Istimewa)

JAYAPURA, iNews.id - Komandan Satgas Damai Cartenz, Kombes Pol Faizal Rahmadani, mengakui posisi pilot Susi Air, Philip Mark Mahrtens, yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya belum terdeteksi. Sebab, KKB diduga senantiasa membawa sandera berpindah-pindah.

Dia mengatakan, hingga saat ini Satgas Damai Cartenz masih terus melakukan pencarian. Upaya penyelamatan juga dilakukan tanpa batas waktu yang ditentukan.

"Tidak ada batas waktu untuk membebaskan sandera karena semuanya harus matang guna meminimalisasi jatuhnya korban, baik di masyarakat maupun aparat keamanan," ujar Faizal, Jumat (10/3/2023).

Dia pun menyatakan tidak ada penambahan personel untuk proses pencarian warga negara (WN) Selandia Baru tersebut. Kendati, proses pencarian diperluas hingga ke Kabupaten Lanny Jaya.

"Pencarian terhadap pilot Philip terus dilakukan dan diperluas termasuk dilakukan di Kabupaten Lanny Jaya," tutur Faizal.

Sebelumnya, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengungkapkan apa saja yang menjadi kendala untuk mengevakuasi pilot asal Selandia Baru tersebut. Salah satunya, karena pelaku penyanderaan kerap berpindah-pindah, dan menyatu dengan masyarakat.

Hal tersebut, membuat pihaknya harus berhati-hati dalam melakukan tindakan. Prajurit harus dapat membedakan antara masyarakat sipil dan anggota KKB.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Anggota KKB Anak Buah Apen Kobogau Ditangkap di Intan Jaya, Begini Sepak Terjangnya

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

57 tahun lalu

Petinggi KKB Ditangkap di Yahukimo, Amunisi hingga Sajam Disita Aparat

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal