JAYAPURA, iNews.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua menyebut ada tujuh daerah rawan konflik di masa Pilkada 2020 mendatang. Aparat keamanan diminta dapat mengantisipasi terjadinya gejolak sosial dan politik.
Komisioner Bawaslu Papua, Ronald Manoach mengatakan, dari 11 kabupaten yang menggelar pilkada ada tujuh yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi.
"Dari intensitas kerawanan, yang paling tinggi yaitu Yahukimo, Keerom, Nabire, Pegunungan Bintang, Boven Digoel, Merauke dan Asmat," kata Ronald di Kota Timika, Papua, Minggu (11/10/2020).
Ronald mengatakan penyematan tujuh kabupaten itu sebagai daerah paling rawan dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 merujuk pada sejumlah persoalan baru-baru ini.
Selain itu ada juga pertimbangan rekam jejak proses politik di masa sebelumnya, mulai dari pilkada hingga Pemilu 2019 lalu.