Jelang Peringatan 1 Desember, Masyarakat Papua Dinilai Tak Butuh Kemerdekaan

Andi Mohammad Ikhbal
Kapolda Papua dan Pangdam mengunjungi masyarakat. (Foto: Dok iNews).

Peneliti dari Papua Center Universitas Indonesia, Bambang Shergi Lhaksmono menilai, semangat demo antiNKRI yang dilakukan gerakan-gerakan separatis dipicu ketidakadilan ekonomi dan kekuasaan politik.

Peringatan 1 Desember harus jadi agenda para elite di daerah untuk berusaha memenuhi berbagai kepentingan masyarakatnya.

"Musuh dari Papua itu bukan pemerintah Indonesia. Melainkan kemiskinan dan ketidakadilan," katanya.

Karena persoalan mendasar bagi masyarakat Papua yakni kesejahteraan, kesehatan dan pendidikan yang harus dicari akar solusinya. Adanya gerakan separatis dari kelompok OPM juga sudah tidak relevan lagi sekarang.

"Bagi saya soal referendum tidak perlu dibahas, karena sudah selesai dan sudah final, Papua bagian dari Indonesia," kata peneliti LIPI, Adrianna Elisabeth.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal